Help The Victims of the 8.9 Earthquake in Japan by Spreading Awareness and Aid. Visit http://goo.gl/wjZQz to donate.

Home » Notes, Story » Unconscious Religiousness dan Repressed Religiousness pada Unbelievers (Kisah Stalin)

6
Unconscious Religiousness dan Repressed Religiousness pada Unbelievers (Kisah Stalin)

Dalam relung hati yang terdalam dari orang-orang yang tidak percaya agama (Unbelievers) sebenarnya terdapat rasa keagamaan, tetapi tak disadari (Unconscious Religiousness) dan tak diakuinya (Repressed Religiousnes).

Suatu saat, hal itu akan terungkap secara spontan apabila dia mengalami peristiwa-peristiwa yang menyentuh hati atau menakutkannya. Ada sebuah anekdot tentang Stalin, sang ateis dedengkot komunitas Rusia.

Suatu hari, Stalin bersama seluruh anggota politbironya terbang dengan pesawat kenegaraan menuju ke sbuah negara bagian republik Rusia. Waktu melewati daerah pegunungan yang terkenal dengan jurang-jurangnya yang menganga tajam mendadak pesawat mengalami kerusakan parah. Segera pilot memberi pengumuman mengenai kondisi pesawat yang cukup berbahaya dengan kemungkinan hidup dan mati 50:50 serta meminta para penumpang untuk tetap tenang dan mengikatkan tali pengaman masing-masing. Pengumuman itu menimbulkan kepanikan seluruh penumpang. Dan di tengah kepanikan itu tiba-tiba terdengar teriakan mengguntur penuh ketakutan dari salah seorang penumpang, “Tuhan, tolong aku!

Ternyata, yang berteriak itu adalah Stalin.

Related Posts:

  • No Related Post
Unconscious Religiousness dan Repressed Religiousness pada Unbelievers (Kisah Stalin)
Tags:

6 Comments

  1. mOO says:

    ceritanya pendek banget..
    meski uda ada maknanya c..

    artikel laennya d tunggu ^^

  2. Bonar13 says:

    kalo kepanjangan takut pada males baca sis,
    makasih ya udah komen..

  3. Charlie says:

    Super post, Need to mark it on Digg

  4. Oleh karena itu, semua orang butuh agama, butuh Allah sebagai pembimbing, dan bukan Allah yang membutuhkan kita…

    Semangat!!

Leave a Reply