Lebaran sebentar lagi <<
Ada perasaan yang magis di setiap lebaran tiba,
seolah ada ruang tersembunyi dalam hati yang kembali bertahta setelah sekian lama terbelenggu oleh kenyataan hidup yang abstrak.
Ada suasana damai yang lama bersembunyi,
bukan hanya semangkuk besar lontong opor bagi keluarga yang beruntung,
Ada sentilan manis yang tepat mengenai kepedihan hati yang lelah menghadapi hidup,
mengingatkan kita bahwa yang namanya kenyataan hidup bukan cuma yang pahit, tapi juga yang indah.
Lebaran bagiku adalah satu momen dimana kita berhenti berpikir dan mencoba menikmati momen indah yang selalu kita belenggu dengan kepadatan aktivitas sehari-hari.
Lebaran adalah penjernih pikiran kita agar kita dapat selalu dapat melihat dasar hati walaupun terapung di atas lautan kemungkinan yang tak terbatas.
Lebaran adalah saat dimana setiap orang dapat merasakan menjadi pemenang tanpa mengorbankan orang lain.
Lebaran adalah kesempatan kita untuk kembali ke keadaan suci dimana moral kita belum ternoda moral abal-abal yang mengusik dogma.

So, as everyone says on these days,
“Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”




semua hari besar agama adalah simbol. jadi bukan berarti hanya bisa dilakukan pada saat hari besar itu tiba.
begitu banyak orang yang membesar-besarkannya, tetapi sesungguhnya justru membuat makna hari besar itu menjadi lebih kecil daripada yang seharusnya. new clothes? lontong opor? money from the elders? please! mungkin sudah saatnya kita melihat hari besar agama sebagaimana mestinya
‘eh bude udah dateng dari bandung, oleh-olehnya mana?…’ eh…maksudku…kembalilah ke jalan yang benar…’makasih bude, lain kali lagi ya(sambil menerima amplop kecil berisi lembaran hijau)’ tragis memang…
Nikmatilah Hari Lebaran..
dunia ini ada yang indah, bukan hanya yang pahit..
be not skeptical for one day