Help The Victims of the 8.9 Earthquake in Japan by Spreading Awareness and Aid. Visit http://goo.gl/wjZQz to donate.

Home » Notes » Keinginan menulis dan Definisi Penulis dari Coelho

2
Keinginan menulis dan Definisi Penulis dari Coelho

Bonar13-Menulis

Ada saat2 dimana sejuta  ide serasa memenuhi pikiran untuk dituangkan dalam tulisan. Jika saat-saat itu muncul, yang diperlukan hanyalah medium (alat tulis ataupun laptop) dan dia akan menuntun merangkai 26 huruf yang ada di dunia ini menjadi ribuan kata penuh makna. Seakan-akan otak kiri sudah tak lagi dilewati secara refleks untuk membangun kehidupan dalam setiap tulisan yang digoreskan. Namun jika saat-saat itu terlewatkan, ide-ide tersebut serasa menguap di dalam lautan kemungkinan yang tak terbatas.


Penulis-Bonar13

Ya, Saya ingin ‘menulis’ (bukan ingin menjadi penulis). Keinginan ini sudah muncul sejak diari (buku catatan harian) terkenal di kalangan anak cewek waktu SD. Saya memang senang mengabadikan momen kehidupan dengan menggunakan gambar (Foto/Video), tapi saya lebih merasa senang mengabadikannya melalui tulisan. Ketika gambar hanya dapat menyimpan aspek konkrit ataupun yuridis dari sebuah momen, tulisan dapat memberikan suasana abstrak yang mewakili perasaan saat momen itu terjadi. Sebuah tulisan dari penulis yang baik dapat menyerap dan beradaptasi ke dalam benih imajinasi dari setiap pembacanya. sehingga si pembaca dapat mengejawantahkan suasana abstrak tersebut menjadi ‘dunia’ yang diharapkan. Berikut ini adalah beberapa definisi Penulis yang ditorehkan oleh Paulo Coelho dalam bukunya yang berjudul Like the Flowing River :

(a) Seorang penulis selalu mengenakan kacamata dan tidak pernah menyisir rambutnya. Separuh waktunya dia akan merasa marah tentang segala sesuatu dan setengah lainnya  dengan perasaan tertekan. Dia menghabiskan sebagian besar hidupnya di bar, berdebat dengan penulis berkacamata acak-acakan lainnya. Dia mengatakan hal-hal yang sangat ‘dalam’. Dia selalu memiliki ide-ide luar biasa untuk plot novel berikutnya, dan membenci plot yang baru saja diterbitkan

(b) Seorang penulis memiliki tugas dan kewajiban untuk tidak pernah dipahami oleh generasinya sendiri; merasa yakin, bahwa ia lahir dalam zaman yang biasa-biasa saja.  Dia percaya bahwa ‘dimengerti’ berarti ‘kehilangan kesempatan untuk dapat disebut Jenius’ Seorang penulis merevisi dan menulis ulang setiap kalimat berkali-kali. Kosakata manusia biasa rata-rata terdiri dari 3.000 kata; namun penulis sejati tidak pernah menggunakan salah satunya, karena ada 189.000 kosakata lain di kamus, dan dia bukan manusia biasa.

(c) Hanya penulis lain yang dapat mengerti apa yang penulis coba katakan. Meskipun demikian, ia diam-diam membenci semua penulis lain, karena mereka selalu berebut kekosongan yang sama yang ditinggalkan oleh sejarah sastra selama berabad-abad. Dan lalu penulis dan rekan-rekannya akan bersaing untuk mendapatkan hadiah gelar buku paling rumit’: yang menang adalah yang paling berhasil menjadi buku yang paling sulit dibaca.

(d) Seorang penulis memahami hal-hal dengan nama yang mengkhawatirkan, seperti semiotika, epistemologi, neoconcretism. Ketika ia ingin mengejutkan seseorang, dia mengatakan hal-hal seperti: “Einstein adalah seorang bodoh, ‘atau’ Tolstoy adalah badut kaum borjuis.” Setiap orang akan tersinggung , tetapi mereka tetap pergi dan memberitahu orang lain bahwa teori relativitas berarti dipan, dan bahwa Tolstoy adalah seorang pembela aristokrasi Rusia.

(e) Ketika mencoba untuk merayu seorang wanita, seorang penulis mengatakan: “Saya seorang penulis,” dan menuliskan puisi di serbet. Selalu berhasil.

(f) Dengan kebudayaan yang luas, seorang penulis dapat selalu mendapatkan pekerjaan sebagai kritikus sastra. Dalam peran tersebut, ia dapat menunjukkan kemurahan hati dengan menulis tentang buku teman-temannya. Setengah dari tinjauan tersebut terdiri dari kutipan dari penulis asing dan setengah lainnya dari analisis kalimat, selalu menggunakan ungkapan-ungkapan seperti ‘potongan epistemologis,’ atau ‘visi kehidupan bi-dimensi terpadu “Siapa pun yang membaca review akan berkata: “Sungguh orang yang berbudaya,” tetapi ia tidak akan membeli buku itu karena dia akan takut dia mungkin tidak tahu bagaimana untuk melanjutkan membaca ketika potongan epistemologis muncul.

(g) Ketika diundang untuk mengatakan apa yang ia baca pada saat ini, seorang penulis selalu menyebut sebuah buku yang tidak pernah didengar orang.

(h) Hanya ada satu buku yang dapat meningkatkan kekaguman dari penulis dan para bangsawan : Ulysses oleh James Joyce. Tidak ada penulis yang mencelanya, tapi ketika seseorang bertanya tentang apa buku tersebut, dia tak dapat menjelaskan, membuat orang ragu bahwa dia pernah benar-benar membacanya



Setelah membaca defnisi-defnisi tersebut, Saya menjadi semakin yakin. Ya, Saya ingin menulis (bukan menjadi seorang penulis).

Be like the flowing river,
Silent in the night.
Be not afraid of the dark,
If there are stars in the sky, reflect them back.
If there are clouds in the sky,
Remember, clouds, like the river, are water,
So, gladly reflect them too,
In your tranquil depths.

Related Posts:

Keinginan menulis dan Definisi Penulis dari Coelho

2 Comments

  1. Ifan Jayadi says:

    Saya juga ingin menulis. Meski sulit sekalipun, saya akan coba sedaya upaya saya.

Leave a Reply